Efek Kerusuhan, Kapolda Singkil Dicopot Dari Jabatannya

OkeJoss.co – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah mencopot Kombes Budi Samekto dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Singkil di Aceh menyusul serangan terhadap sebuah gereja yang menyebabkan jatuhnya satu korban jiwa.

Jenderal Badrodin Haiti menegaskan bahwa Adj. Kombes. Muhammad Ridwan, seorang petugas dari Kepolisian Bengkulu Brimob (Brimob), telah mengambil alih posisi dari Budi pada Selasa.

“Dia [Budi] telah dihapus. Saya sudah menandatangani [dokumen resmi], “katanya.

Badrodin kata Budi dipecat karena keputusan yang buruk untuk benar menanggapi tawaran dari Polda Aceh untuk memberikan tambahan kembali untuk daging sapi-up keamanan berikut rumor bahwa bentrokan yang mungkin antara komunitas Muslim dan Kristen di daerah bisa pecah.

“Dia diminta dari awal apakah ia membutuhkan bantuan tapi dia bersikeras bahwa dia tidak. Tentu saja [sebagai polisi] kita harus mempertimbangkan apakah kita mampu atau tidak [untuk menangani situasi], apa risiko yang, dan itu adalah salah satu tanggung jawab seorang pemimpin, “katanya.

Selasa lalu, ratusan orang dari Gerakan Pemuda Islam menyerang desa Suka Makmur di Aceh Singkil dan membakar Huria Kristen Indonesia (HKI) gereja, yang diduga beroperasi tanpa izin.

Salah satu penyerang diduga telah ditembak mati dengan senjata BB.

Insiden itu memicu eksodus ratusan warga, sebagian besar orang Kristen, untuk berlindung di provinsi tetangga Sumatera Utara.

Badrodin mengatakan bahwa mayoritas penduduk di daerah telah kembali ke rumah mereka Selasa.

“Mereka semua telah kembali ke rumah tanpa masalah. Namun, ada kesepakatan di mana 10 dari gereja-gereja yang lebih kecil akan dibongkar. Saya sudah menyarankan mereka untuk tidak menghancurkan semua tapi untuk mengkonversi beberapa dari mereka ke puskesmas, sekolah atau fasilitas sosial lainnya karena kita masih harus menghormati bahwa mereka rumah setelah ibadah, bahkan jika mereka beroperasi tanpa izin, “katanya.

Sejauh ini, Polri telah menahan empat tersangka: tiga di antaranya dicurigai vandalisme dan kerusakan properti, dan satu diduga telah penembak pistol BB. Enam tersangka perusakan dan kerusakan properti juga di jalankan dan saat ini sedang diburu oleh polisi.

“Kami juga menangkap dua orang yang diduga menyebarkan pesan teks provokatif. Namun, kami belum menahan mereka karena mereka adalah anak di bawah umur, “kata Badrodin.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendukung langkah Badrodin untuk memecat Budi. “Jika ada kelalaian terlibat maka rotasi adalah satu-satunya pilihan yang pimpinan Polri dapat mengambil,” kata komisaris Kompolnas Hamidah Abdurrahman The Jakarta Post.

Hamidah mengatakan tantangan berikutnya angkatan kepolisian adalah untuk memastikan bahwa tidak ada lagi bentrokan antara Muslim dan Kristen di Aceh Singkil.

“Polisi harus bertindak, tidak peduli seberapa kecil insiden itu mungkin,” katanya.

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,