Dua minggu sebelum lebaran, batas terakhir pembayaran THR dari Menaker

OkeJoss.co – Semakin dekatnya bulan suci Ramadhan membuat Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri mengeluarkan imbauan terkait batas waktu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pekerja di Indonesia.

Dalam imbauan yang dikeluarkannya, Menaker Hanif mengatakan jika pemerintah menginstruksikan perusahaan-perusaahan untuk memberikan THR lebih awal dibandingkan tahun lalu.

Jika pada tahun lalu THR harus diberikan maksimal 1 minggu sebelun Hari Raya Idul Fitri, maka pada tahun ini, pemerintah meminta agar THR diberikan maksimal 2 minggu sebelum Hari Raya.

“Kami imbau agar pembayaran dipercepat tahun ini,” ungkap Menaker Hanif Dhakiri.

Selain mengimbau perusahaan untuk memberikan THR lebih dini, Menaker Hanif juga memberikan alasan jika pembayaran THR lebih awal dapat membantu para pekerja dalam persiapan menyambut hari raya, termasuk yang hendak mudik ke luar kota.

“Kalau mau beli tiket kan juga harus dibeli jauh-jauh hari kan. Jadi semakin cepat semakin baik,” kata Hanif.

Lebih lanjut, menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa tersebut juga mengatakan jika pembayaran THR bagi perkerja ini wajib diberikan sekali dalam setahun oleh perusahaan dan diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 04 Tahun 1994, tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.

Dalam peraturan itu disebutkan, pemberian THR wajib diberikan pada pekerja yang telah memiliki masa kerja tiga bulan secara terus menerus atau lebih. Lebih lanjut, pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan secara terus menerus atau lebih berhak mendapat THR sebesar 1 bulan upah/gaji.

Sedangkan bagi mereka yang masa kerjanya lebih dari 3 bulan dan kurang dari 12 bulan, THR wajib diberikan secara proporsional. Hitungannya, jumlah bulan kerja dibagi 12 dikali satu bulan upah/gaji.

Menteri Hanif juga mengatakan jika pemberian THR ini wajib diberikan pula bagi para pekerja dengan status outsourcing (alih daya) ataupun kontrak. Bahkan, bagi pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam batasan waktu 30 hari sebelum jatuh tempo Hari Raya Keagamaan.

Pembayaran THR sendiri biasanya disesuaikan dengan hari keagamaan masing-masing pekerja yang merayakan. Sebagai informasi, berdasarkan kalender tahun ini, hari raya Idul Fitri diperkirakan jatuh sekitar tanggal 16-17 Juli 2015.

Comments are closed.

Kata kunci : , , , , ,