Dilaporkan ke Bareksrim, Komisioner KY nilai laporan hakim Sarpin tidak tepat

OkeJoss.co – Komisioner Komisi Yudisial Taufiqurrochman Syahuri bersama dengan Ketua KY Suparman Marzuki telah dilaporkan oleh kuasa hukum Hakim Sarpin Rizaldi ke Bareskrim Mabes Polri pada hari Rabu (18/3/2015).

Pelaporan yang dilakukan oleh Hotma Sitompul selaku kuasa hukum hakim Sarpin tersebut dicatat dalam Laporan Polisi No.Pol: LP/335/III/2015/Bareskrim tertanggal 18 Maret 2015 untuk Taufiqurrohman Syahuri dan Laporan Polisi No.Pol: LP/336/III/2015/Bareskrim tertanggal 18 Maret 2015 untuk Suparman Marzuki.

Dalam laporannya kepada Bareskrim, Sarpin mengatakan jika perbuatan kedua teradu tersebut telah mencemarkan nama baiknya dan merusak harkat dan martabatnya secara pribadi maupun dalam profesinya sebagai seorang hakim.

Usai diadukan oleh hakim Sarpin ke Bareksrim, Taufiqurrohman Syahuri mengatakan bahwa ia bisa saja melaporkan balik hakim Sarpin Rizaldi ke polisi. Taufik menilai jika laporan Sarpin tersebut tidak tepat, karena menurutnya apa yang sedang dijalankan KY adalah perintah undang-undang.

“Emangnya yang bisa lapor polisi cuma dia? Saya juga bisa lapor balik. Menjalankan undang-undang kok dituduh kriminal, fitnah, dan pencemaran,” ujar Taufik.

Komisioner KY tersebut juga mengatakan jika laporan hakim Sarpin yang menganggap dirinya merusak harkat dan martabat Sarpin secara pribadi tersebut tidak benar. Taufik menjelaskan jika dirinya hanya mengomentari hasil putusan hasil praperadilan yang ditetapkan oleh Sarpin.

“Jadi yang KY lakukan adalah menjalankan undang-undang. Jadi di mana kriminalnya dan apa legal standing pribadi Sarpin laporkan pejabat KY? Saya menilai Pak Sarpin telah mencemarkan nama baik pribadi saya atau bahkan mengarah fitnah,” ungkap Taufik.

Selain melaporkan kedua pimpinan KY tersebut ke Bareskrim Polri, Hotma juga mensomasi khalayak ramai yang mengkritik negatif putusan Sarpin untuk meminta maaf secara terbuka maksimal hingga akhir pekan ini.

Sebelumnya, pengacara Sarpin yang lain juga melaporkan mantan hakim agung Prof Dr Komariah Emong Sapardjaja ke Polda Metro Jaya pada hari Jumat (13/3/2015) pekan lalu dengan kasus yang sama.

Comments are closed.