Bom Bunuh Diri Tewaskan Lima Orang Di Nigeria

OkeJoss.co – Beberapa orang tewas dalam sebuah gereja di timur laut wilayah Nigeria setelah seorang pembom bunuh diri memicu ledakan. Ini mengikuti serangkaian serangan di negara tetangga negara bagian Borno, di mana Islam Boko Haram menewaskan lebih dari 200 orang.

Pihak berwenang mengatakan pembom memasuki Redeemed Christian Church of God di kota Potiskum sebelum 10 pagi waktu setempat pada hari Minggu (5/7/2015) waktu setempat, sebelum meledakkan bahan peledak. Seorang petugas polisi mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa empat orang tewas seketika dan yang kelima meninggal kemudian di rumah sakit.

“Para korban termasuk seorang wanita dan dua anaknya, pendeta dan hamba yang lain,” kata petugas itu. Potiskum, ibukota komersial negara bagian Yobe, telah diserang beberapa kali oleh pejuang Boko Haram.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terbaru ini, tapi itu datang pada akhir minggu pertumpahan darah di Nigeria. Di negara tetangga Borno, lebih dari 200 orang tewas dalam serangan Islam di masjid-masjid, desa dan pasar. Di sebuah desa dekat kubu kelompok dari Maiduguri, 55 orang tewas ketika enam pembom bunuh diri diduga perempuan meledakkan diri pada hari Jumat.

Boko Haram telah meningkatkan kampanye kekerasan sejak akhir Mei, bertekad untuk membuktikan salah baru terpilih Presiden negara Muhammadu Buhari yang bersumpah untuk mengakhiri pemberontakan enam tahun. Dalam sebuah pernyataan, militer membual bahwa “sejak munculnya pemerintahan baru Presiden Muhammadu Buhari ada wilayah tunggal di Nigeria sedang diduduki atau dicanangkan oleh teroris sebagai ‘khalifah’ mereka bahkan sebagai pemimpin mereka baik dibunuh, ditangkap atau lari. ”

Nigeria, bersama dengan Niger, Chad dan Kamerun telah bergabung untuk mendorong ekstrimis dari negara masing-masing. Selama kunjungan ke Kamerun awal pekan ini, Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan dia siap untuk mengadakan pertemuan puncak dengan pemimpin untuk mendukung mereka dalam perjuangan mereka melawan Boko Haram.

Femi Adesina, juru bicara kantor Buhari, mengatakan pada Sabtu bahwa strategi multinasional untuk “menghancurkan dan memenggal” pemberontakan akan segera dimasukkan ke dalam tindakan. Dia menekankan, bagaimanapun, bahwa presiden bersedia untuk bernegosiasi.

“Sebagian besar perang, namun marah atau setan, sering berakhir di meja perundingan,” katanya. “Jadi jika Boko Haram memilih untuk negosiasi, pemerintah tidak akan menolak untuk itu.”

Pemimpin Nigeria dijadwalkan melakukan perjalanan ke Kamerun setelah akhir bulan suci Ramadhan, maka ia akan bertemu dengan Presiden AS Barack Obama di mana Boko Haram akan menjadi titik penting dari diskusi.

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,