BMKG Sebut Krisis Kabut Asap Sebagai Kejahatan Kemanusiaan

OkeJoss.co – Krisis kabut asap di Indonesia terus memburuk, dengan lebih dari 43 juta orang sudah menghirup asap beracun dari kebakaran hutan dan gambut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut “kejahatan terhadap kemanusiaan (pada) proporsi yang luar biasa.”

BMKG mengatakan hari Sabtu bahwa citra satelit menunjukkan bagian dari wilayah DKI Jakarta sekarang juga terpengaruh dampak krisis kabut asap.

Setidaknya sepuluh orang telah meninggal akibat paparan asap sejauh ini di Sumatera dan Kalimantan, bagian paling buruk terpukul krisi kabut asap.

Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara BMKG, mengatakan beberapa orang tewas dalam upaya untuk memadamkan api sementara yang lain jatuh sakit parah dan meninggal setelah menghirup asap beracun, terutama karena mereka memiliki kondisi kesehatan yang ada.

Korban tewas dikutip oleh Sutopo tidak termasuk tujuh pejalan kaki yang tewas dalam kebakaran hutan di Gunung Lawu di Jawa Timur pada 18 Oktober Dua orang lain dari kelompok yang sama tetap dalam kondisi kritis.

Lebih dari 500.000 kasus infeksi saluran pernapasan akut karena kabut telah dilaporkan di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Barat, Tengah dan Kalimantan Selatan pada periode 1 Juli sampai Jumat, kata juru bicara BMKG.

Sutopo menekankan bahwa ini hanya kasus-kasus yang tercatat, sehingga luasnya penderitaan di enam provinsi tersebut, di mana keadaan darurat telah dinyatakan, kemungkinan jauh lebih tinggi.

Juru bicara itu mengatakan bahwa “99 persen” dari kebakaran tersebut sengaja, yang berarti bahwa krisis kabut harus dianggap sebagai bencana buatan manusia.

“Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan proporsi yang luar biasa,” kata Sutopo. “Tapi sekarang bukan waktu untuk menunjukkan jari tetapi fokus pada bagaimana kita dapat menangani hal ini dengan cepat.”

Ilmuwan konservasi dan Jakarta Globe kolumnis Erik Meijaard dijelaskan sebelumnya bencana yang sedang berlangsung sebagai “kejahatan lingkungan terbesar abad ke-21.”

Comments are closed.

Kata kunci : , ,