AS Akan Bantu Indonesia Dalam Tangani Krisis Kabut Asap

OkeJoss.co – Duta Besar AS untuk Indonesia Robert O. Blake, Jr. pada Senin mengumumkan bahwa AS akan memberikan kontribusi awal sebesar US $ 2.750.000 dalam bantuan untuk mendukung upaya Indonesia dalam mengatasi dampak dari kebakaran hutan dan krisis kabut asap.

“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas AS ‘untuk mendukung kegiatan Indonesia untuk menekan kebakaran hutan dan untuk mengurangi efek mereka pada kesehatan manusia, serta untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk mencegah kebakaran hutan di masa depan,” katanya di Jakarta pada hari Senin.

Duta Blake mengatakan kemitraan AS-Indonesia akan memberikan bantuan langsung kepada penduduk yang terkena asap, meningkatkan efektivitas pemadam kebakaran upaya saat ini dan mengatasi dampak dari kebakaran pada populasi yang rentan.

The $ 2.750.000 paket bantuan dari AS termasuk Amerika Serikat Badan (USAID) dana Pembangunan Internasional untuk membantu pemerintah Indonesia untuk memperluas kemampuan pusat kesehatan mereka untuk merespon penyakit pernafasan-kabut terkait. Dana tersebut juga akan digunakan untuk mendukung upaya Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya yang berhubungan dengan kabut di negara ini.

“Dana tersebut akan diberikan melalui Kantor USAID Bantuan Bencana Luar Negeri [OFDA] melalui Palang Merah Amerika untuk Palang Merah Indonesia,” kata Kedutaan Besar AS di Jakarta dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Kedutaan lebih lanjut mengatakan dana tersebut juga akan digunakan untuk menyediakan peralatan dan perlengkapan pelindung untuk awak pemadam kebakaran yang terletak di provinsi paling parah terkena kebakaran hutan, terutama Kalimantan Tengah.

“Hal ini juga akan digunakan untuk mendukung tim US Forest Service penasihat teknis tiba di Indonesia pekan ini untuk memberikan dukungan api,” kata kedutaan.

“Tim akan membawa pengiriman tambahan pakaian pelindung bagi petugas pemadam kebakaran, dan membantu pemerintah Indonesia dalam melaksanakan koordinasi operasional, penginderaan jauh, dan upaya pencitraan.”

Comments are closed.

Kata kunci : , , , ,