Aktor Komedian Menjadi Calon Presiden Baru Guatemala

OkeJoss.co – Dari ranah hiburan berpaling ke dunia politik, Jimmy Morales siap untuk menjadi presiden baru di negaranya, Guatemala.

Morales, 46 tahun, telah memenangkan lebih dari 67% suara dalam pemilihan presiden hari Minggu, kata para pejabat pemilu.

Penasihat di beberapa titik selama kampanye mendesaknya untuk tampil lebih serius, kata Morales.

Tapi dia mengatakan kepada CNN en Español pada hari Senin (26/10/2015) bahwa ia tahu latar belakangnya sebagai seorang pelawak adalah itu menjadi keuntungannya dan bukan malah sebagai beban.

“Jika headline mengatakan seorang pengusaha sedang melaju dalam pemilihan presiden, itu tidak akan memiliki dampak yang sama. …. Saya pikir itu membantu kami dengan pesan kita tentang wajah baru untuk Guatemala, wajah (yang) jujur,” katanya.

Berbicara dari ibukota Guatemala Senin, Morales mengatakan kepada CNN en Español ia memiliki pesan untuk warga Guatemala yang tinggal di Amerika Serikat.

“Anda tidak memilih, tapi, Anda dihitung,” katanya. “Dukungan yang Anda berikan kepada kami, (dengan cara) menelepon keluarga dan teman-teman, dihitung dengan cara transendental sehingga kita berada dalam posisi ini hari ini.”

“Kami memiliki tanggung jawab besar. … Mandat ini yang kita terima adalah untuk melawan korupsi,” kata Morales dimana hasil pemungutan suara datang Minggu malam.

Untuk penentang yang skeptis kemampuannya untuk memimpin negeri ini, ia memiliki jawaban yang jelas.

“Saya telah bertanya apakah kami memiliki kapasitas untuk memerintah, dan kami telah tegas mengatakan bahwa saja – tidak ada – tetapi dengan berkat Allah, dan dukungan dari orang-orang, kami yakin bahwa ya, kita bisa. Karena Guatemala telah membuat pilihan yang ingin perubahan, “katanya.

Mantan ibu negara Sandra Torres, 59, yang memenangkan kurang dari 33% suara, mengakui pada Minggu malam.

“Guatemala memiliki masalah serius. Tetapi orang-orang membuat pilihan mereka. Kami menghormati itu, dan kami berharap sukses besar untuk Morales,” katanya.

Torres, mantan ibu negara 2008-2011, adalah dengan partai National Unity of Hope. Dia bercerai dari mantan Presiden Alvaro Colom.

Kedua kandidat sama-sama janji untuk membersihkan negara (dari korupsi).

Guatemala, sebuah negara dari 15 juta warga, yang pulih dari skandal korupsi yang telah mendorong pengunduran diri presiden, wakil presiden dan lebih dari selusin anggota kabinet, para menteri dan pejabat pemerintah.

Comments are closed.

Kata kunci : , ,