Ajukan grasi kepada Presiden Jokowi, mantan ketua KPK dapat banyak dukungan

OkeJoss.co – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar yang merupakan terpidana kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dan dihukum selama 18 tahun penjara akhirnya memohon grasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut kuasa hukum dari Antasari, Boyamin Saiman, permohonan grasi yang diajukan oleh kliennya tersebut telah cukup lama, tepatnya diajukan pada tanggal 20 Februari 2015 lalu.

“Sudah agak lama, sejak 20 Februari,” kata Boyamin Saiman

Menurut Boyamin, kliennya kini tinggal menunggu jawaban Presiden. Dia berharap, Presiden mau memberi ampunan buat mantan ketua KPK tersebut. Boyamin juga memperkirakan jika Presiden Jokowi kemungkinan memberikan jawabannya pada bulan juni.

“(Jawaban Presiden) Bulan depan sepertinya,” singkat Boyamin.

Terkait dengan grasi yang diajukan mantan Antasari kepada Presiden Jokowi, banyak pihak yang mendukung. Bahkan salah satu dukungan datang dari keluarga besar korban almarhum Nasrudin Zulkarnaen.

Selain mendapatkan dukungan dari keluarga besar almarhum Nasrudin, Boyamin juga menyampaikan jika dukungan juga datang dari guru besar hukum pidana internasional dan ahli hukum antikorupsi Universitas Padjadjaran (Unpad) Romli Atmasasmita dan  juga Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Muchtar Pakpahan.

Atas banyaknya dukungan yang mengalir untuk grasi yang diajukan Antasari, Boyamin berharap agar Presiden Jokowi berkenan mengabulkan permohonan kliennya tersebut.

“Semoga Presiden berkenan memberikan grasi kepada Antasari Azhar,” ujar Boyamin

Untuk memperkuat grasinya kepada presiden, Antasari juga mengajukan rekomendasi amnesti ke DPR.

Kasus yang menimpa Antasari sendiri bermula saat dirinya bersama Sigid Haryo Wibisono dituding bersekongkol menghabisi nyawa Nasrudin, direktur PT Rajawali Putra Banjaran. Pembunuhan diduga dilatari asmara segitiga.

Antasari divonis 18 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada 11 Februari 2010. Hakim Herry Swantoro memastikan, semua unsur sudah terpenuhi antara lain, unsur barang siapa, turut melakukan, dengan sengaja, direncanakan, dan hilangnya nyawa orang lain.

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,