100 Petugas Dikerahkan Dalam Pencarian Pesawat Aviastar

OkeJoss.co – Pihak berwenang Indonesia telah mengerahkan sedikitnya 100 petugas penyelamat untuk mencari pesawat jenis Twin Otter yang dioperasikan oleh maskapai Aviastar, yang terakhir kali masih menjalin kontak dengan kontrol lalu lintas udara beberapa menit setelah lepas landas dari sebuah kota Sulawesi Selatan.

Sepuluh orang berada di dalam pesawat. Juru bicara Kementerian Perhubungan J.A. Barata mengatakan kepada stasiun berita MetroTV bahwa pesawat berangkat dari Masamba, sebuah kota di distrik Luwu Utara, pada 02:25 waktu setempat pada hari Jumat dan telah dijadwalkan tiba di Makassar pada 15:39

Barata mengatakan pilot seharusnya menghubungi kontrol lalu lintas udara setelah pesawat mencapai ketinggian jelajah telah dan lagi untuk mencari izin untuk membuat keturunan dan mendekati tujuan.

Kontak terakhir yang diketahui dengan pesawat itu dibuat pada 02:36 waktu setempat, ketika pilot melaporkan bahwa pesawat telah mencapai ketinggian 4.000 kaki.

Nasional Search and Rescue Nasional (Basarnas) segera mengirim personelnya ke Sulawesi Selatan, karena memiliki polisi setempat dan Bencana provinsi Badan Mitigasi (BPBD).

Basarnas Kepala Air Marshall Sulistyo mengatakan bahwa pihaknya sendiri telah dikerahkan sedikitnya 100 pejabat, menambahkan bahwa ia akan berangkat ke Makassar pada Jumat malam untuk mengkoordinasikan upaya pencarian.

Pejabat pada Jumat malam belum menerima laporan dari kecelakaan pesawat dari penduduk setempat di daerah pencarian.

Detik.com melaporkan bahwa beberapa anggota keluarga penumpang dan kru telah berkumpul di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dan sedang menunggu berita tentang nasib orang yang mereka cintai.

Barata mengatakan, pesawat itu membawa 10 penumpang, termasuk tiga anggota awak, satu anak dan dua bayi.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan Detik.com bahwa kantornya sedang mempertimbangkan untuk tanah semua pesawat Twin Otter yang beroperasi di Indonesia tertunda inspeksi keselamatan tambahan.

“Cuaca tidak bisa menjadi faktor,” kata menteri. “Angin bertiup lima kilometer per jam dari Barat, visibilitas adalah sembilan kilometer dan cuaca jelas.”

Seorang pejabat Aviastar mengatakan kepada CNN portal berita Indonesia bahwa pesawat itu cocok untuk terbang.

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,